Rabu, 10 Desember 2014

Kritik Kampus


Untirta Baru

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia dan Universitas Sultan Ageng tirtayasa termasuk Universitas ternama di banten, bahkan untirta merupakan satu-satunya peruruan tinggi di banten yang termasuk kedalam wilayah kementrian pendidikan dan kebudayaan. Mempunyai kebahagiaan tersendirii jika kita bisa menjadi mahasiswa di kampus no satu di banten ini. Tetapi setelah masuk menjadi bagian kampus ini terdapat suatu ketidakpuasan kepada kampus untirta. Karena kendati merupakan salah satu universitas no satu di banten, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa belum bisa di katakan kampus nomer satu di banten karena fasilitas yang kurang memadai di kampus ini.  Kuranggnya fasilitas di untirta bisa dilihat dari pendingin yang  banyak tetapi tidak berfungsi, ubin rusak,  kurangnya ketersediaan kursi, banyak kursi yang rusak, infokus yang rusak, serta pembangunan yang gedung yang tidak berjalan semestinya. Kekuranggan-kekurangan tersebut dapat mengganggu proses pembelajaran, seperti ketika pendingin ruangan yang tidak berfungsi maka proses pembelajaran tidak akan berjalan dengan lancar, fokus mahasiswa akan terganggu karena merasa panas di ruangan yang diisi lebih dari 35 orang, demikian dengan kurangnya ketersediaan kursi, hal ini dapat mengganggu pembelajaran karena mahasiswa harus mencari kursi terlebih dahulu ke ruangan lain. Selain kekurangan kursi,  banyak juga kursi yang kurang layak pakai hal ini dapat menggangu kenyamanan dalam kegiatan pembelajaran. Selain kursi yang rusak, infokus pun banyak yang rusak sehingga pembelajaran terganggu dan monoton. Yang lebih memprohatinkan yaitu pembuatan gedun laboratorium yang di rencanakan  akan rampung pada pertengahan tahun 2014 pun hingga kini masih terabaikan.
Kami sebagai mahasiswa telah melakukan kewajiban kami yaitu membayar semesteran yang jumlahnya tak sedikit, selain itu sebagai peruruan neeri pasti mendapatkan bantuan dana dari pemerintah una memperlanjar proses pendidikan. Seharusnya terjadi keterkaitan atau umpan balik antara universitas dan Mahasiswa, dalam hal ini mahasiswa telah melaksanakan kewajiaban terhadap kampus sebaiknya kampuspun memberikan hak yan harus diterima mahasiswa yaitu selain mendapatkan pelajaran tetapi mahasiswapun mempunyai hak untuk mendapatkan kelayakan fasilitas guna mendukung proses pembeljaran. Dalam situasi seperti ini Siapa yang harus disalahkan apakah rector, apakah wakil rector, dekan atau mahasiswanya sendiri yang harus disalahkan? Jika kita hurus mencari jawaban dari pertanyaan menenai kesalahan tersebut maka tidak akan mendapat titik temu atau tidak akan mendapat jawaban pastinya. Dan sebaiknya kita sebagai mahasiswa harus berani untuk melakukan pererakan menuju perubahan untirta baru. Banyak kendala yang akan ditemui atau mungkin ada beberapa orang yang akan melarang untuk melakukan aksi menuntut perubahan, tetapi hal itu dapat terpatahkan jika kita sebagai mahasiswa bersatu tanpa takut, bekerja sama dan bergerak secara serentak untuk menuntut keadilan dan menuntut hak yang sebenarnya harus kita terima dari universitas. Dengan bergerak bersama-sama dengan seluruh mahasiswa untirta maka perubahan menuju untirta yang lebih baik akan tercapai dengan cepat, ibaratkan ungkapan "hewan saja sangat peka melihat apa yang terjadi dan akan terjadi terhadap lingkungan sekitar", dan dari ungkapan tersebut seharusnya kita sebagai mahasiswa harus mempunyai kepekaan yang lebih terhadap kampus Untirta.

1 komentar:

  1. New casino games not approved in the state - drmcd
    The state has five 김포 출장마사지 casinos approved 시흥 출장마사지 to offer 경상남도 출장안마 online slots in the 전라남도 출장안마 state. Each has slots. All have casino 제주도 출장마사지 slots and online table games.

    BalasHapus