Pendidikan Karakter sebagai Penunjang
Kehidupan di Era Generasi Platinum.
Setiap periode waktu
memunculkan generasi tersendiri yang dapat dikenali dari karakter mereka yang
khas. Dewasa ini yang mulai banyak disoroti adalah munculnya anak-anak yang
disebut sebagai “Generasi Platinum”. Bersiaplah untuk manyambut dan
mempersiapkan mereka menjadi generasi yang siap menyongsong masa depan.
Pemberian istilah seperti “Generasi Platinum”
adalah untuk membedakan dengan generasi-generasi terdahulu. Sebelumnya yang
dikenal adalah Generasi X, dan Generasi Y. Platinum sendiri bermakna metal atau
sebagai sesuatu yang sangat bernilai, bahkan melebihi dari emas.
Generasi yang lahir pada periode 1965 hingga
1980. Mereka disebut sebagai generasi X. Anak-anak generasi X sangat akrab
dengan program musik di televisi, khususnya MTV, pada masa mereka juga muncul
video game. Anak-anak pada generasi ini mamiliki karakter yang sinis, skeptis
dan kurang optimis menatap masa depan. Namun generasi ini juga dikenal sebagai
generasi yang sangat akrab dengan teknologi dan memiliki jiwa kewirausahaan
Generasi berikutnya adalah generasi Y, yaitu
anak-anak yang lahir pada periode tahun 1981-1995. Generasi yang juga dikenal
dengan “Generasi Millennium” ini tumbuh bersamaan dangan munculnya teknologi
komunikasi canggih dan internet. Karakter khas mereka adalah cendrung menuntut,
tidak sabar serta memiliki kemampuan komunikasi yang buruk. Meski terkenal cuek
dan cendrung mengabaikan peraturan kantor saat bekerja, namun generasi Y ini
dipuji karena semangat dan energi mereka yang luar biasa dalam bekerja.
Kemudian Generasi Platinum. Dewasa ini kita masih
terkagum-kagum dengan sepak terjang generasi millennium. Namun pelan-pelan
ternyata sudah muncul generasi platinum. Mereka ini adalah anak-anak yang lahir
pada awal abad ke-21 dimana masyarakt mulai terbuka dalam berbagai hal, mulai
dari prilaku, pola pikir, hingga ketersediaan sarana pendidikan yang jauh lebih
baik dibandingkan generasi-generasi yang sebelumnya. Intilah Platinum juga
merujuk pada sesuatu yang sangat mewah dan terbaik. Wajar saja jika generasi
sebelumnya baru sebatas memiliki kesempatan untuk mengakses dan menggunakan
teknologi, bagi generasi platinum terbuka lebar kesempatan untuk menjelajah
teknologi untuk mengembangkan diri, itu sebabnya generasi ini dicirikan oleh
karakter yang lebih ekspresif dan ekploratif, selaras dengan perkembangan
zaman.
Untuk menciptakan dan mendukung generasi
bangsa indonesia dalam menghadapi era generasi platinum maka di ciptakan suatu
kurikulum yang dapat mengembangkan potensi siswa dan berbasis pada karakter
yaitu Kurikulum 2013. Pendidikan
Karakter sendiri merupakan bentuk kegiatan manusia yang
di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan bagi generasi
selanjutnya. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan
diri individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju
kearah hidup yang lebih baik.
Pendidikan
karakter merupakan aspek yang penting bagi generasi penerus. Seorang individu
tidak cukup hanya diberi bekal pembelajaran dalam hal intelektual belaka tetapi
juga harus diberi hal dalam segi moral dan spiritualnya, seharusnya pendidikan
karakter harus diberi seiring dengan perkembangan intelektualnya yang dalam hal
ini harus dimulai sejak dini khususnya dilembagai pendidikan. Pendidikan
karakter di sekolah dapat dimulai dengan memberikan contoh yang dapat dijadikan
teladan bagi murid dengan diiringi pemberian pembelajaran seperti keagamaan dan
kewarganegaraan sehingga dapat membentuk individu yang berjiwa sosial, berpikir
kritis, memiliki dan mengembangkan cita-cita luhur, mencintai dan menghormati
orang lain, serta adil dalam segala hal.
Pendidikan
karakter pun dapat dijadikan sebagai strategi untuk mengatasi pengalaman yang
selalu berubah sehingga mampu membentuk identitas yang kokoh dari setiap
individu dalam hal ini dapat dilihat bahwa tujuan pendidikan karakter ialah
untuk membentuk sikap yang dapat membawa kita kearah kemajuan tanpa harus
bertentangan dengan norma yang berlaku. Pendidikan karakter dijadikan sebagai
wahana sosialisasi karakter yang patut dimiliki setiap individu agar menjadikan
mereka sebagai individu yang bermanfaat seluas-luasnya bagi lingkungan sekitar.
Pada
kurikulum yang telah ditetapkan pemerintah yaitu kurikulum 2013, sebenarnya
konsep dari kurikulum 2013 yang berbasis karakter sangat hebat, yaitu
menjadikan speserta dididk memiliki intelektual yang tinggi dan mempunyai sikap
yang baik dan mulia mempunyai jiwa sosialis. Pembentukan karakter memang sangatlah
diperlukan saat
ini karena di indonesia sendiri mulai terjadi pergeseran moral, sebagai
contohnya : banyak tawuran antar pelajar, maraknya kasus ponografi, perkelahian
antar mahasiswa, bahkan demonstrasi yang berakhir dengan anarkis. Dengan penggunaan
kurikulum yang berbasis karakter diharapkan pergeseran moral berangsur-angsur membaik
selain itu pendidikan berbasis karakter sangat di perlukan di era generasi yang
serba canggih saat ini, dimana teknologi dan komunikasi yang berkembang pesat,
bahkan manusia mampu untuk menciptakan teknologi baru. Anak-anak dengan hebatnya
mengakses dan menggunakan canggihnya teknologi dan komunikasi, serta mudahnya
individu mengakses informasi pada generasi sekarang di sebut generasi platinum.
Untuk mengantisipasi era generasi platinum
pendidikan berbasis karakter sangat di butuhkan agar setiap peserta didik
selain mempunyai kecerdasan yang dapat bersaing dengan bangsa lain juga
menciptakan karakter atau sikap yang baik pada peserta didik, dengan sikap yang
baik peserta didik dapat bersaing dan mengakses serta memahami informasi dengan
baik. Serta memiliki kekuatan Iman, akhlak yang mulia, dan mengenal siapa
Tuhannya adalah kunci utama untuk menciptakan peradaban dunia baru yang lebih
baik dari sebelumnya.
sumber : wikipedia.org/wiki/Pendidikan_karakter
Tidak ada komentar:
Posting Komentar